About

Tentang Kami

Logawa.id adalah platform gerakan literasi yang dinaungi oleh Yayasan Gudang Sinau Indonesia. Logawa.id adalah ruang literasi digital yang lahir dari semangat untuk menumbuhkan, merawat, dan menyuarakan gagasan lokal yang bersumber dari kearifan budaya Penginyongan.

Selengkapnya

SASTRA

Wadah imajinasi dan estetika bahasa yang merawat rasa. Rubrik ini menampung fiksi dan puisi umum (berbahasa Indonesia).

PuisiSastra

Balada Logawa dan Puisi-puisi Lainnya

BALADA LOGAWA Di tepi Logawa, air berbisik dalam gelap,mengalir bukan sekadar airia adalah nadi yang menahan jiwa-jiwa lama,menyimpan bayangan para leluhurdi balik riak yang menanduk malam. Bambu dan trembesi menunduk,akar mereka mencengkeram tanah,seakan menahan rahasia…

Read more

Esai

Kanal pemikiran kritis dan narasi intelektual. Mengalirkan gagasan tentang fenomena sosial, budaya, dan pustaka.

BukuEsai

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

namun menuntut kota / agar lalu lintas berhenti macet / sama seperti membuat tidur pulang / ke bola mataku: mending kutusuk saja (Rukmana Ilham, dalam Sini, Sayangku, Kita Bubarkan Kota Ini) Memasuki, untuk memahami imajinasi…

Read more

Ricik-Ricik

Ruang khusus yang menyuarakan napas 'Penginyongan'. Rubrik ini didedikasikan untuk melestarikan bahasa dan kearifan lokal Banyumas.

KABAR LOGAWA
Mari Mengalir Bersama

Dapatkan kurasi tulisan sastra pilihan, wawasan budaya Penginyongan, dan informasi agenda terbaru langsung di kotak masuk surel Anda.

Latest Posts

The archives

MEMASYARAKATKAN WETON DI MEDIA SOSIAL

Kekuasaan Patrimonial Pra-Kolonial dan Perbedaannya dengan Negara Modern

Pulang ke Palung: Pameran seni rupa MTN Lab Residensi Denpasar x Gurat Institute

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

Kekuasaan Patrimonial Pra-Kolonial dan Perbedaannya dengan Negara Modern

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

MEMASYARAKATKAN WETON DI MEDIA SOSIAL

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

MEMASYARAKATKAN WETON DI MEDIA SOSIAL

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

MEMASYARAKATKAN WETON DI MEDIA SOSIAL

Mengibarkan Bendera Putih: Pertanda Kemenangan

Membaca Yogya dalam Metafora Rukmana dan Tanjakan-tanjakan Umpatan

MEMASYARAKATKAN WETON DI MEDIA SOSIAL

Cara Terbaik untuk Menyakiti Diri Sendiri Menurut Penelitian Sanrowi